Kekalahan 4-0 Timnas Menambah Derita Garuda Muda
Pada menit ke 27 babak kedua Indonesia Tertinggal 4-0, permainan Timnas tidak bisa berkembang keterangan dari serangan selalu mental di tengah ada ada satu peluang yang cukup bagus tapi dimaksimalkan Timnas sehingga tidak mencetak.Beberapa pemain seperti hanya berputar-putar di tengah menyamping tidak ada organisasi Serangan yang baik yang lebih bandingkan Timnas u-19 era Evan Dimas mungkin lebih baik dibanding sekarang.
Tumbuhan dinas bisa menjungkalkan Korea 4-0 permainannya bagus organisasi serangan bagus tapi sekarang pernah benar-benar di ujung pantai tanya kesalahan-kesalahan mendasar yang berhubungan dengan passing bawah yang tidak akurat penguasaan bola yang udah kebaca sehingga serangan-serangan yang dibangun dari tengah praktis tidak bisa berkembang.
Lagi yang diharapkan siswa mengeluarkan magisnya ternyata tidak berkutik 100 cara memegang bola lagi-lagi bener-bener buruk-buruk sesudah 4-0 Indonesia seperti tidak bisa berbuat apa-apa.
postur tubuh Korea memang lebih tinggi di Indonesia itu dimaksimalkan oleh pemain Korea banyak keunggulan-keunggulan organisasi permainan Korea yang praktis membuat Timnas mati kutu tidak bisa melakukan serangan Balik bagian ini merupakan catatan buat Pak Kumis.
Keep strong Timnas Garuda.
Post a Comment